beauty · cosmetics · lip cream · lipstick · review

Revlon Ultra HD Matte Lip Color Review

Awal-awal sharing racun lipen di blog, gue pernah bahas Revlon Ultra HD Matte Lip Color ini. Cekidot di sini. Tapi, rasanya sayang kalo ga dibikinin dedicated post khusus Revlon ini. Hehehe…

Tentu, seiring berjalannya waktu, yang tadinya cuma punya dua, gue nambah donk satu lagi.. hehehehe.. Padahal dulu bilangnya between love and hate. Love karena warnanya syantiek, tapi hate krn medium-pigmentation. Tapi setelah beberapa kali pake, ternyata there are more things to love than hate dari Revlon Ultra HD Matte Lip Color ini. Cuss dibahas yah.

Gue beli dua kali, masing-masing di konter Revlon namun di lokasi yang berbeda. Pertama di Seibu, Grand Indonesia, yang kedua di Transmart Cempaka Putih. Harganya sama, yaitu Rp 129.000,00. Nah, kalo belinya di Transmart, bisa dapet diskon 10% kalo oake kartu kredit Bank Mega. Konter Revlon juga tersebar di banyaaaakkk middle to up department store. Matahari, Star, Sogo, dll dah. Di drugstore juga ada.

Dulu gue beli dua warna, yaitu Addiction (610) yang keunguan dan Kisses (655) yg dark pink mauve gitu. Sekarang ud nambah satu lagi, yaitu Devotion (600) yang sweet pink gitu. Semua penamaan warna Revlon ini sama sekali gak ada hubungannya ama warnanya ya.. jadi bingung juga gue kudu sebut warna apa. Tapi anggep aja kalian paham sama warna yg gue maksud di atas ya 😅

Di atas gue udah sebut kalo pigmentasinya medium ya. Dalam artian, di bibir gue yg gelap dan two-tone ini, gue perlu beberapa kali ulas di bibir untuk ngeratain warnanya. Apalagi untuk Devotion yg cenderung muda warnanya. Tapi begitu rata, aduhhh cantiknya 😍

Ulasan berkali-kali ini mungkin dilakukan karena teksturnya yang creamy dan lembut. Jadi gak kering dan numpuk di bibir. Tekstur seperti ini bikin bibir gak kering sama sekali selama pemakaian. Jadi gue gak pake lip balm sebelum pake ini, karena emang moisturizing banget. Mungkin karena teksturnya yg lembut dan melembabkan ini, makanya cenderung satin look untuk beberapa saat, tapi lama-lama matte juga kok. Cuma gak dead matte ya, soalnya emang lembab banget, gak crack. Oia, Revlon ini wangii.. wanginya menyenangkan.. kayak fruity vanilla gitu.

Nah, karena moist banget untuk sebuat matte lip color, akhirnya Revlon Ultra HD Matte Lip Color ini transfer ke mana-mana. Gelas, botol, sendok… Tapi, hebatnya, warnanya cenderung stay di bibir. Gue pernah pake yg Addiction pagi, terus makan nasi goreng siangnya. Nah setelah makan siang, warna yg pudar sedikit banget di bibir bagian dalam. Tapi gak sampe keapus banget. Gue gak retouch juga masih oke.

Kemasannya lucuk kayak tip-ex Pentel. Unik aja di tengah-tengah kemasan lip cream yg kebanyakan tube bulet atau kotak. Dan, aplikatornya sih gue suka yaa.. gak terlalu pnjang tangkainya, tapi ujungnya lentur. Meskipun gak doe-foot, tapi kelenturan ini bikin enak pas ulas-ulas di bibir sih. Sayangnya agak besar ujung aplikatornya, sehingga harus hati-hati pas mo ratain sudut bibir. Produk yg nempel di aplikator juga pas. Gak kebanyakan, gak kedikitan jugak.

Sekarang kita cek warna yang gue punya one by one ya. 

Addiction (610)

Warna keunguan yang manisssss sekali. Emang sih agak susah kalo mau dipakai daily, karena harus disesuaikan sama warna bajunya. Tapi, warna ini meskipun termasuk bold, masih sangat cantik untuk dipakai sehari-hari asal bajunya cocok sama warna ini.

Kisses (655)

Menurut gue ini the best-nya deh. Warna dark-pink-mauvy (bener gak siiih gue nyebut warnanya?) yang masukkk buat baju warna apa aja, dipake kapan aja, di mana aja. Daily to go yang mayan mengundang perhatian. Hihihi..

Devotion (600)

Ini warna pink yang sweet sekali. Meskipun terang, tapi ga bikin gue monyong. And that makes me happyyy! Warna ini juga cocok buat daily use.


See? There are more things to love than hate. Bagi yang bermasalah sama keringnya matte lip cream, Revlon Ultra HD Matte Lip Color bisa jadi pilihan buat kalian. Ini suwer gak pake kering apalagi ketarik-tarik bibirnya. Lembut banget, moist, dan warnanya stay cukup lama. Saat retouch juga gak bikin lip cream keliatan numpuk-numpuk di bibir. Bagi yang ga suka lipen yang transfer mungkin akan kecewa sama Revlon ini ya… but not me. Toh hampir semua lipen yg ada di pasaran itu transfer. Tinggal seberapa parah aja transferannya hahahahahaha..

Overall, I grew some love within me for this lip color. Harganya mayan sik yah, tapi masih sebelas-dua belas sama lipen lokal. Jadi ini masih masuk di kantong cungpret kayak gue wkwk. So, repurchase or not? YES!!


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s